TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Sat Polairud Polres Kendal Patroli Wilayah Pesisir dan Berikan Rasa Aman Bagi Wisatawan Pantai 

KENDAL – Dalam rangka mengantisipasi kegiatan Masyarakat, terutama di Obyek Wisata Pantai Ngebum Kaliwungu, Pantai Indah Kemangi dan Pantai Cahaya Weleri Satpolairud Polres Kendal melakukan pengamanan, pengawasan dan himbauan kepada pengunjung pantai, Rabu (22/3/2023).

Kapolres Kendal AKBP Jamal Alam H SH SIK MSi melalui Kasat Polairud Polres Kendal Iptu Susyanto menuturkan, bahwa pengawasan dilakukan untuk meminimalisir resiko terjadinya Laka laut atau hal-hal yang tidak diinginkan, serta penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) dengan baik kepada para Pengunjung wisata pantai.

“Tentunya menjelang hari libur bulan Ramadhan, intensitas kegiatan Masyarakat makin meningkat terutama wisatawan pantai, sehingga untuk mengantisipasinya perlu dilakukan pengamanan dan Himbauan di Obyek Wisata Pantai di wilayah hukum Polres Kendal,” ungkapnya.

Pengawasan dan Himbauan dilakukan di beberapa tempat wisata pantai antara lain Pantai Ngebum Kaliwungu, Pantai Indah Kemangi dan Pantai Cahaya Weleri dengan memberikan Pelayanan dan Pengamanan kepada pengunjung Pantai.

BACA JUGA :  Wakapolres Puncak Jaya Pimpin Pembinaan Tradisi Bagi Bintara Remaja Angkatan 48

“Salah satu kegiatannya dengan melaksanakan Patroli dialogis diseputaran Pesisir Pantai wisata, menhampiri para pengunjung dan memberikan himbauan kepada para pengunjung Pantai untuk selalu berhati-hati pada saat berenang di laut, jangan main ketengah laut jika tidak bisa berenang,” terang Iptu Susyanto.

Menurut Kasat Polairud Polres Kendal aktifitas masyarakat di Wisata Pantai ini tidak hanya aktifitas Wisata saja, namun juga terdapat aktifitas ekonomi masyarakat lainnya seperti Nelayan maupun pedagang.

BACA JUGA :  Polsek Batang Kota Sosialisasikan Papan Peringatan di Objek Wisata Pantai Sigandu

“Kepada para Nelayan yang akan hendak mencari Ikan maupun pengguna angkutan laut agar berhati-hati dalam berlayar, apabila situasi cuaca buruk dan tidak memungkinkan, diharapkan untuk tidak memaksakan untuk tetap berlayar guna meminimalisir resiko terjadinya laka laut,”pungkasnya. (*)