TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Terlibat Politik Praktis Mahasiswa Kembali Mendesak Kemendagri Mencopot Asmawa Tosepu Sebagai Pj. Walikota Kendari

JAKARTA – Aliansi Persatuan Pemuda Mahasiswa Kota Kendari (APPMK – Jakarta) menggelar aksi damai di depan kantor kementerian dalam negeri Jakarta Pusat, Rabu, 15 Februari 2023.

Mereka menuntut menteri dalam negeri Tito Karnavian mencopot dan mengganti Asmawa Tosepu, AP., M.Si sebagai Pj. Walikota Kendari dan menggantinya dengan pejabat yang lebih berkompeten dan berkinerja baik.

Setelah ditetapkan oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) berdasarkan SK Kemendagri Nomor 131.74 – 5770 Tahun 2022 tentang pengangkatan Pejabat Walikota Kendari Jum’at, 07-10-2022. Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi resmi melantik Pejabat (Pj) Walikota Kendari yakni, Asmawa Tosepu, AP, M.Si pada tanggal, 10 oktober 2022. Dalam visi – misinya bahwa akan membangun dan mensejaterahkan masyarakat, dia juga berjanji akan memperbaiki tata kelolah pemerintahan dan memperbaiki Birokrasi serta membangun sinergitas dengan semua pihak.

BACA JUGA :  Terus Jalin Sinergitas TNI/Polri Danyon Satgas Organik Yonif Raider 712/WT Perkenalkan Diri dan Jajaranya kepada Kapolres Puncak Jaya

Aksi sempat panas karena masa aksi mengoyang pagar Kemendagri namun Korlap kembali mendinginkan masa aksi, Sejumlah faktor menjadi alasan APPMK-Jakarta meminta Kemendagri untuk memberhentikan dan mencopot Asmawa Tosepu, AP., M.Si sebagai PJ. Walikota Kendari.

Dalam Orasinya, Adam sebagai korlap menerangkan kegagalan Pj. Walikota Kendari, diantaranya adanya dugaan terlibat politik praktis, mendukung calon kepala daerah & calon legislatif, pelanggaran jabatan administrasi dan ketidak becusan dalam memimpin daerah serta tidak dapat menumbuhkan ekonomi dan menekan Inflasi sesuai arahan dan harapan bapak Presiden Joko Widodo.

BACA JUGA :  Kapolres Batang Resmikan Barak Dalmas Wicaksana Leghawa

Adanya kebijakan yang keliru dari Pj. Walikota Kendari banyak usaha dan UMKM yang tutup disebabkan karena ada tagihan ganda pajak dan retribusi yang tinggi sehingga banyak usaha yang gulung tikar, ini sangat bertentangan dengan arahan dan keinginan bapak Presiden Joko Widodo.

“Tentu sebagai masyarakat, pemuda dan mahasiswa serta generasi muda Kota Kendari kami sangat prihatin dengan cara dia memimpin daerah dan disitulah letak kekeliruan dan kegagalan dia sebagai PJ. Walikota Kendari,” tegas Korlap aksi Adam, di depan Kantor Kementrian dalam negeri.

BACA JUGA :  Imbau Pengendara Agar Lebih Tertib Dalam Berlalu Lintas, Sat Lantas Polres Puncak Jaya Rutin Gelar Strong Point dan Pemeriksaan Kendaraan

Selain itu, kami sudah beberapa kali turun aksi unjuk rasa dan melakukan pengaduan ke Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia. Hari ini kami datang lagi untuk mempertanyakan dan meminta apa sudah ditindak lanjuti atau belum?

Jika Kemedagri tidak segera menindaklanjuti tuntutan kami untuk segera mencopot dan memberhentikan Pj. Walikota Kendari maka kami akan melakukan aksi unjuk rasa di Istana Negara untuk meminta Presiden Republik Indonesia yang Terhormat Bapak Joko Widodo. Kami tidak akan pernah berhenti melakukan aksi unjuk rasa sampai Asmawa Tosepu selaku Pj. Walikota Kendari di Copot dan Diberhentikan dari jabatannya. Tutup Rhil Mahasiswa asal Kendari. (*)