TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Jasad Pria yang Tenggelam di Aliran Sungai Wakak Berhasil Dievakuasi 

KENDAL – Penemuan mayat pria bernama Sarkani (51) warga Dukuh Jagalan Kaliwungu di aliran Sungai Wakak Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal, sempat menggegerkan warga sekitar. Mayat ditemukan warga Desa Mororejo yang pada saat itu sedang memancing ikan, Rabu (8/2/2023).

Kapolsek Kaliwungu AKP Slamet Mustamto saat di konfirmasikan membenarkan temuan mayat tersebut.

Ia mengatakan, kejadian tersebut diketahui oleh Polsek Kaliwungu, yang mana petugas piket jaga Polsek Kaliwungu dihubungi oleh warga Desa Mororejo terkait dengan adanya penemuan mayat tersebut.

BACA JUGA :  Sat Binmas Polres Puncak Jaya Sambangi Bapak Panus Wonda Gembala Gereja Kasih Yerusalem dan Berikan Bantuan Sambako

“Saat anggota Polsek Kaliwungu beserta BPBD Kabupaten Kendal tiba di lokasi tersebut mayat masih berada di pinggiran sungai aliran Wakak Desa Mororejo,” ucap Kapolsek.

Menurut Kapolsek Kaliwungu kronologis penemuan mayat bermula pada hari Rabu tanggal 8 Febuari 2023 sekitar pukul 15.00 WIB oleh saksi mata.

BACA JUGA :  Personel Polres Tegal Kota Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani

“Pada saat itu, saksi Lily Suryana sedang mencari ikan di Sungai Wakak, kemudian melihat ada joran ditengah sungai menyembul ke atas, dan saksi mengangkat joran tersebut ternyata ada mayat memakai kaos oblong lengan pendek warna putih tanpa celana, kemudian saksi lapor ke Polsek Kaliwungu,” terang Kapolsek.

BACA JUGA :  Deklarasi Anti Tawuran di GOR Lokasari Tamansari Jakarta Barat Berlangsung Sukses

“Selanjutnya anggota Polsek Kaliwungu dibantu dengan BPBD Kabupaten Kendal melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut dan kemudian terhadap mayat tersebut dibawa ke Puskesmas,” ungkapnya.

Setelah di lakukan visum dan pemeriksaan terhadap jenazah dengan ciri-ciri pisik yang ada dalam tubuh jenazah, diketahui mayat tersebut bernama Sarkani (51) warga Dukuh Jagalan RT 5/RW 2 Desa Kutoarjo Kecamatan Kaliwungu, selanjutnya koban dibawa kerumah duka. (*)