TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Guna Antisipasi Penanganan Bencana di Perairan, Sat Samapta Polres Pekalongan Gelar Latihan SAR AIR

PEKALONGAN – Musibah atau keadaan darurat di perairan, seperti sungai atau laut merupakan kejadian yang tak diharapkan oleh siapapun. Dibutuhkan respon cepat atau penanganan sesegera mungkin tanpa melupakan faktor keselamatan diri sendiri.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Pekalongan gelar latihan SAR Air di Objek Wisata Danau Al-Kautsar Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan yang dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Pekalongan AKP Edi Yuliantoro, S.H. dengan didampingi KBO Samapta Ipda Hartanto, S.H. dan diikuti oleh seluruh anggota Dalmas Sat Samapta, Senin (31/10/2022).

Dengan instruktur Aiptu Darudin bhabinkamtibmas Polsek Karanganyar yang mana beliau mantan pelatih Tim SAR Sat Brimob Polda Jateng, anggota Dalmas Sat Samapta Polres Pekalongan diajari beberapa hal, diantaranya cara membawa perahu, cara menjalankan perahu baik dengan dayung maupun mesin tempel dan teknik evakuasi serta penyelamatan korban di air yang benar berdasarkan SOP untuk mengurangi kesalahan prosedural dalam penanganan korban.

BACA JUGA :  Partai UKM Indonesia: Media Mainstream Bertanggung Jawab Atas Melebarnya Narasi Kebencian dan Kenyinyiran

Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Samapta Polres Pekalongan AKP Edi Yuliantoro, S.H. mengatakan Pelatihan ini sebagai cara untuk mensinergikan gerakan pada saat terjadi bencana atau musibah di air dan juga sebagai wujud pembinaan personel dalam membekali kemampuan perorangan maupun satuan dalam mendukung tugas di lapangan serta untuk membentuk mental personel apabila dibutuhkan untuk bergerak dalam penanganan bencana.

BACA JUGA :  Dewi Aryani Minta BPOM Pidanakan Perusahaan-perusahaan yang Melakukan Pelanggaran 

“Sasaran latihan ini adalah untuk menjaga ketahanan personel dan evakuasi korban laka laut, serta untuk sarana mendidik, melatih personil agar paham akan tugas pokok masing-masing dan lebih profesional,” tutur AKP Edi Yuli.

“Teknik penyelamatan yang baik tidak hanya mempermudah penolong dalam melakukan penyelamatan, namun juga dapat menjamin keselamatan si penolong itu sendiri,” pungkasnya. (HS)