Dewi Aryani Sambangi Korban Kebakaran dan Berikan Bantuan

Voxnesia, TEGAL – Musibah kebakaran yang menghanguskan satu rumah warga milik bapak Kasbun (72) yang dihuni oleh 9 orang di Desa Mejasem Timur RT. 6 RW. 6 Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Senin (8/8/2022) sekitar pukul 11.30 WIB mendapat perhatian Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dr. Dewi Aryani, M.Si.

Senin siang, legislator PDI Perjuangan ini menyambangi ke lokasi kejadian. Kehadirannya tidak lain untuk melihat secara langsung kondisi di lokasi dan menyerahkan sejumlah bantuan untuk warga yang rumahnya terbakar.

BACA JUGA :  Mengenal Sosok Juara Dunia M Ja'far Hasibuan, Hampir Mati Karena Jarang Makan, Sekarang Dapat Hadiah dari Kapolri

“Tadi sementara saya bantu sembako, beras, mie, minyak, sarden dan dana untuk keperluan keluarga tersebut. “Saya turut merasakan dampak yang dirasakan para korban, semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan korban yang terkena musibah,” ucap DeAr sapaan akrab Dewi Aryani.

Lanjutnya, terkait musibah kebakaran tersebut “Saya meminta pak Kades menghitung Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang sesuai mengingat tanahnya tanah sewa bukan milik sendiri. Kita upayakan gotong-royong bersama saya, Kades dan Kades-Kades se-Kecamatan Kramat kita minta gotong-royong mereka kan punya paguyuban dan saya lihat mereka kompak. Ada saatnya semua bersatu membantu menangani bencana warga miskin sesuai dengan kondisi yang terjadi,” pinta DeAr.

BACA JUGA :  Siap Amankan Aksi Unjuk Rasa Aliansi Ormas, LSM dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Pekalongan, Ratusan Personel Gabungan Disiagakan 

“Nanti kalau material sudah datang kita akan minta bantuan dukungan tenaga kader-kader PDI Perjuangan di Desa Mejasem Timur dan kader lain di Kecamatan Kramat untuk bersama-sama membantu tenaga membangun rumah tersebut,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Gus Din: Perhimpunan UKM Indonesia Didirikan untuk Wadah Aspirasi Dukungan ke PAN

DeAr juga meminta agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap ancaman kebakaran di pemukiman, khususnya pemukiman padat penduduk. Lebih hati-hati lagi, ancaman ini bisa muncul kapan saja, semoga kedepan kita lebih aman dari ancaman musibah kebakaran ini,” pungkasnya.

Atas peristiwa kebakaran tersebut rumah mengalami rusak berat, dan kerugian ditafsir mencapai Rp.100 juta. (HS)