Berita  

Kapolres Pekalongan Hadiri Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I 

Voxnesia, PEKALONGAN – Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H bersama Forkopimda menghadiri penutupan TMMD Sengkuyung tahap I di Desa Windurojo Kec Kesesi, Kamis (9/6/2022) kemarin.

Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2022 di Desa Windurojo menyelesaikan jalan poros desa sepanjang 1,7 kilometer serta pekerjaan turap serta pekerjaan gorong-gorong di tiga titik.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E., M.M menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap dedikasi dan kerja keras TNI atas selesainya pekerjaan tersebut.

“Saya ucapkan matur nuwun luar biasa terutama kepada Keluarga Besar TNI atas dedikasinya, atas kerja kerasnya, dan juga untuk seluruh tokoh masyarakat. Karena dalam waktu 30 hari, jalan desa sepanjang 1700 meter serta gorong-gorong 2 plat di 3 titik selesai dalam waktu satu bulan,” tutur Fadia dalam sambutannya.

BACA JUGA :  Wagub Jabar Apresiasi Insan Kesehatan Profesional Tunaikan Tugas di Masa Pandemi

Bupati menyatakan sangat senang dan menilai bantuan TNI ini sangat luar biasa. “Ini sangat luar biasa, karena jalan yang tadinya agak sulit kita sentuh, jalan terpencil, jalan poros desa, yang desa sini tidak mau betulin, desa sana tidak mau betulin, akhirnya jalan itu kapiran (terlantar), bisa selesai semua,” ungkapnya.

Fadia berpesan kepada masyarakat Desa Windurojo agar jalan yang telah dibangun dijaga dengan baik. Bupati juga berharap pembangunan bisa benar-benar bermanfaat. “Dan pastinya untuk masyarakat Windurojo. Insyaallah dengan jalan yang alus rejekinya ikut mulus, Aamiin. Para petani, para pedagang tambah lancar usahanya dan anak-anak sekolah tambah mudah sekolahnya,” ujar dia.

BACA JUGA :  1.249 Petani Milenial  Jawa Barat Diwisuda

Dandim 0710 Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan yang diwakili Kasdim Letkol Inf Raji, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kegiatan TMMD sengkuyung I TA. 2022 di Desa Windurojo Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, baik secara moril maupun materiil.

“Biarpun kegiatan ini kita masih menghadapi polemik nasional berupa bencana non alam yaitu pandemi corona (COVID-19) akan tetapi program ini tetap dapat terselenggara dengan baik, aman dan lancar sesuai dengan harapan kita bersama,” tutur Raji.

Dalam kegiatan TMMD tidak hanya sasaran fisik saja juga diimbangi dengan pencapaian sasaran non fisik berupa penyuluhan tentang wasbang oleh Kodim, penyuluhan capil dan kependudukan, penyuluhan bahaya narkoba dari Polres Pekalongan, penyuluhan perlindungan anak (KDRT), penyuluhan kesehatan tentang bahaya COVID-19 penyuluhan tentang bencana (BPBD) dan penyuluhan lainnya.

BACA JUGA :  Ridwan Kamil Titip Kepada Yana Mulyana Jaga  Kondusivitas Bandung Jelang Tahun Politik 2024

“Pembangunan non fisik ini sangat dibutuhkan dalam rangka membangun dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalis memasyarakat terutama dalam menangkal bahaya pandemi COVID-19 sebagai ancaman stabilitas bangsa dan negara terutama stabilitas kesehatan nasional,” ujarnya.

Dalam kegiatan penutupan TMMD siang itu, juga dilakukan penandatanganan naskah serah terima hasil pekerjaan TMMD sengkuyung I TA. 2022 Desa Windurojo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, dari Kodim 0710/Pekalongan kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan. (HS)