TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Berita  

Bhabinkamtibmas Polsek Jogorogo Sosialisasi Virus PMK Di Pasar Hewan Balepanjang

Voxnesia.com,Ngawi – Sejak diumumkannya temuan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap hewan ternak sapi oleh Pemerintah yang dilaporkan pertama kali terjadi di Gresik, Sidoarjo, Mojokerto dan Lamongan, Polsek Jogorogo melaksanakan giat Sosialisasi penyakit mulut dan kuku (PMK) di pasar hewan Balepanjang di Kecamatan Jogorogo Kabupaten Ngawi, Kamis (12/5).

Kegiatan sosialisasi virus PMK di pasar hewan Balepanjang tersebut dilaksanakan oleh Kapolsek Jogorogo Iptu Nur Hidayat, S.H. dengan memberdayakan fungsi Bhabinkamtibmas Polsek Jogorogo bersama personil TNI dan Instansi terkait.

Iptu Nur Hidayat menyebut, dengan memberdayakan dan mengoptimalkan peran bhabinkamtibmas bersama penyuluh peternakan untuk mengedukasi masyarakat diharapkan dapat tersampaikannya himbauan sosialisasi terkait penyebaran virus PMK.

“Kita intens dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar melaporkan apabila hewan ternaknya terindikasi virus penyakit mulut dan kuku sehingga mudah dipetakan penyebarannya,” ujar Iptu Nur Hidayat.

Iptu Nur Hidayat mengatakan, dalam kegiatan sosialisasi tersebut personil Bhabinkamtibmas Polsek Jogorogo menyampaikan kepada masyarakat bahwa virus PMK tidak berbahaya dan menular kepada manusia, namun masyarakat dihimbau agar tetap hati-hati karena virus PMK dapat menular pada hewan tertentu lainnya.

BACA JUGA :  Ridwan Kamil Beri Penghargaan Bagi 27 Pahlawan Perempuan di Jabar

Tidak hanya itu, menurut Iptu Nur Hidayat, dalam sosialisasi PMK di pasar Hewan Balepanjang Kecamatan Jogorogo tersebut, personil Bhabinkamtibmas Polsek Jogorogo menyampaikan bahwa virus PMK akan mati pada suhu diatas 70 derajat dalam kurun waktu 30 menit.

BACA JUGA :  Manunggal Dengan Rakyat,Sertu Imron Bantu Warga Rehab Rumah

Iptu Nur Hidayat menjelaskan, hal tersebut dilakukan oleh jajaran Polsek Jogorogo, Polres Ngawi sebagai salah satu upaya penanggulangan darurat PMK dan untuk memastikan penyebaran PMK tidak sampai meluas ke Kabupaten Ngawi.

“Dalam sosialisasi ini kita juga menghimbau warga agar tetap mematuhi prokes untuk selalu memakai masker, jaga jarak aman dan mencuci tangan sebagai langkah pencegahan penyebaran virus Covid-19,” pungkasnya.

 

Jurnalis:Rz