Seruan Undangan Konsolidasi Nasional Rakyat Indonesia Komite Rakyat Lawan KKN (KRL-KKN)

Voxnesia, Jakarta – Komite Rakyat Lawan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KRL-KKN) akan melaksanakan Konsolidasi Nasional Rakyat Indonesia (KNRI) pada 10-12 Mei 2022, yang akan dilaksanakan dalam rangka momentum Hari Kebangkitan Nasional.

“Konsolidasi Nasional Rakyat Indonesia ini mengambil hikmah atas perjuangan yang sudah dilakukan oleh kesadaran tahun 1908. Apa yang dilakukan tahun 2022 ini pun, kebangkitan nasional memiliki harapan yang sama. Bahwa secara strategis kebangkitan nasional, mahasiswa akan memastikan bahwa segala problematika bangsa harus dijawab oleh payung hukum,” ucap Ketua Pelaksana Konsolidasi Nasional Rakyat Indonesia (KNRI) Febriditya Ramdhan Dwi Rahyanto, Jumat (28/04/2022) di Jakarta.

BACA JUGA :  DPD I KNPI DKI Jakarta Bersama DPD II KNPI Kota Jakarta Selatan Salurkan Paket Bantuan Sembako dari Kapolri

Ia juga menyampaikan saat ini rakyat Indonesia harus mampu bangkit secara nasional atas apa yang menjadi keluhan rakyat Indonesia.

“Memang secara umum keluhan keseluruhan masyarakat hari ini dapat disimpulkan atau disederhanakan sebenarnya adalah Korupsi, Kolusi Dan Nepotisme (KKN). Dan Kita pastikan bahwa Kita akan melawan itu semua,” katanya.

Febriditya juga menegaskan bahwa Kebangkitan Nasional tahun 2022 ini merupakan simbol bangkitnya masyarakat tertindas.

“Bangkitnya bapak kita atas nama PHK, bangkitnya ibu kita atas nama meroket dan langkanya bahan pokok rumah tangga dan bangkitnya kakak serta adik kita untuk mendapatkan hidup yang layak dan pendidikan yang wajib dirasakan secara merata,” ujarnya tegas.

BACA JUGA :  Kupas Tuntas dalam Dialog Kebaya Mendunia Momentum Kemerdekaan Narasi Sebuah Identitas Perempuan

Menurutnya, KKN merupakan musuh bersama. Dan untuk mewujudkan cita-cita hukum, KKN haruslah dihentikan.

“Menjawab momentum kebangkitan nasional, konsolidasi nasional ini akan menjawab tantangan KKN sebagai musuh kita. Karena itu, hari ini, kita harus bersatu untuk rakyat dan kebangkitan nasional itu harus kita laksanakan,” ujarnya lagi.

Konsolidasi Nasional, lanjutnya, juga akan menjadi momentum dan upaya untuk almamater menjawab semua penilaian penyempitan narasi almamater yang muncul. Dimana dinyatakan dalam berbagi diskusi, forum dan buku bahwa almamater adalah pemisah.

BACA JUGA :  Partai UKM Indonesia: Media Mainstream Bertanggung Jawab Atas Melebarnya Narasi Kebencian dan Kenyinyiran

“Saya nyatakan dan saya buktikan, bahwa dalam catatan sejarah, almamater ada dan selalu ada dan selalu berdampingan dengan masyarakat,” katanya tegas.

Sementara, Humas KRL-KKN Misbahul Anwar menyampaikan pihaknya mengundang semua pihak dalam kegiatan konsolidasi nasional yang akan diselenggarakan di Jakarta.

“Kita akan mulai pada 10-12 Mei 2022. Kami, terutama yang ada di dalam KRL-KKN mengundang untuk mahasiswa, untuk pemuda atau rakyat Indonesia yang ada dari Sabang sampai Merauke untuk berpartisipasi dalam agenda konsolidasi nasional Spirit perjuangan mahasiswa, pemuda dan rakyat bersatu,” ucapnya singkat. (red)

Editor: Gus Din